1. Beranda
  2. Artikel
  3. Checklist nikah 6 bulan
Persiapan · 7 menit baca

Checklist nikah 6 bulan yang beneran kepake (bukan yang bikin panik)

Dibagi per bulan, bukan per kategori. Soalnya yang kamu butuhin bukan tahu ada berapa banyak kerjaan, tapi tahu bulan ini kamu harus ngapain.

Ditulis 12 Mei 2026 oleh tim Savitri Wedding

Kalender dan daftar centang persiapan pernikahan

Enam bulan itu waktu yang nyaman. Cukup buat dapat vendor bagus tanpa rebutan, dan gak terlalu lama sampai bikin kamu bosan sama rencana sendiri.

Kalau kamu punya lebih dari enam bulan, bagus — geser aja semuanya lebih santai. Kalau kurang, masih bisa; padatkan bulan 6 sampai 4 jadi satu bulan, dan siapkan diri buat ambil keputusan lebih cepat.

Satu saran sebelum mulai: kirim tulisan ini ke calon suami kamu. Serius. Bagian yang paling melelahkan dari nyiapin nikahan bukan pekerjaannya, tapi ngerjain sendirian sambil ditanya "udah sampai mana?".

6 bulan sebelum — bulan keputusan besar

Bulan ini gak ada belanja sama sekali. Isinya ngobrol dan mutusin.

  • Sepakat berdua: acaranya seperti apa, dan buat siapa
  • Ngobrol sama kedua orang tua — siapa bayar apa, berapa tamu dari tiap pihak
  • Tetapkan angka anggaran yang beneran ada, lalu sisihkan 15% sebagai cadangan
  • Tentukan tanggal (siapkan dua pilihan, jangan cuma satu)
  • Cek ketersediaan penghulu ke KUA untuk tanggal itu
  • Survei dan kunci venue — atau putuskan acaranya di rumah

Kalau bulan ini terasa berat, itu wajar. Ini memang bulan paling berat, dan sisanya lebih ringan karena keputusannya udah ada.

5 bulan sebelum — kunci yang cepat penuh

  • Mulai urus berkas: surat pengantar RT/RW, lalu N1–N4 di kelurahan
  • Kunci katering — ini vendor yang paling cepat penuh, dan porsi terbesar anggaran
  • Kunci fotografer dan videografer
  • Kalau mau pakai WO, sekarang waktunya — biar bisa ditemenin dari sekarang
  • Bikin file daftar tamu: nama, dari pihak siapa, wajib atau enggak

4 bulan sebelum — tampilan acara

  • Daftar resmi ke KUA (minimal 10 hari kerja sebelum akad, tapi jangan mepet)
  • Pilih dekorator, sesuaikan sama venue yang sudah fix
  • Fitting dan pilih busana — sewa atau jahit
  • Trial MUA. Foto hasilnya di bawah cahaya matahari, bukan cuma di dalam ruangan
  • Finalkan daftar tamu, hitung jumlah undangan yang perlu dicetak

3 bulan sebelum — yang dicetak dan dibagikan

  • Desain dan cetak undangan. Cetak untuk yang sepuh, digital untuk yang seumuran
  • Putuskan souvenir — atau putuskan gak pakai souvenir sama sekali
  • Cek ulang total anggaran vs pengeluaran sejauh ini
  • Kalau ada prosesi adat, mulai koordinasi sama yang paham di keluarga
  • Kalau berencana bulan madu, pesan sekarang mumpung masih murah

2 bulan sebelum — sebar dan pastikan

  • Sebar undangan. Yang jauh duluan, biar sempat atur perjalanan
  • Konfirmasi ulang semua vendor: tanggal, jam datang, dan apa yang mereka bawa
  • Tentukan siapa yang jadi saksi akad, dan pastikan mereka bisa
  • Susun draf rundown kasar
  • Cek kondisi cincin, mahar, dan seserahan — mana yang perlu dipesan sekarang

1 bulan sebelum — rapikan

  • Finalkan rundown per 15 menit, bagikan ke semua vendor dan keluarga inti
  • Bagi tugas keluarga: siapa penerima tamu, siapa pegang buku tamu, siapa jaga kotak amplop
  • Fitting terakhir busana
  • Rekap sisa pembayaran vendor, siapkan amplop atau transfer terjadwal
  • Hitung ulang jumlah porsi katering dari konfirmasi tamu yang masuk

1 minggu sebelum — jangan tambah apa-apa

Aturan minggu ini cuma satu: gak ada keputusan baru. Apa pun ide yang muncul minggu ini, tolak. Yang tersisa cuma memastikan yang sudah diputuskan.

  • Telepon semua vendor, satu per satu. Bukan chat — telepon
  • Gladi bersih H-1 bareng keluarga inti
  • Siapkan tas hari H: dokumen nikah, cincin, obat pribadi, tisu, cadangan riasan, camilan
  • Bayar sisa tagihan yang jatuh temponya sebelum hari H
  • Tidur. Serius, ini bagian checklist

Yang paling sering kelewat sampai H-3

Dari pengalaman kami di lapangan, lima ini yang paling sering baru keinget di detik terakhir:

  1. Siapa yang megang kotak amplop, dan disimpan di mana selama acara. Ini serius, jangan asal.
  2. Kabel dan colokan. Sound system, lampu, dan charger butuh listrik. Di rumah, ini sering kurang.
  3. Tempat ganti dan istirahat pengantin. Kamu bakal butuh 20 menit duduk sendirian. Siapkan ruangnya.
  4. Makan buat vendor dan tim. Fotografer kerja 10 jam. Sediakan porsinya, hitung dari awal.
  5. Rencana kalau hujan. Terutama untuk acara outdoor di Jogja bulan Oktober sampai Maret.

Terakhir

Checklist ini bukan ujian. Kalau ada yang meleset satu-dua bulan, gak apa-apa. Yang bikin acara kacau itu bukan telat centang, tapi gak ada yang tahu siapa harus ngapain di hari H.

Dan kalau di tengah jalan kamu ngerasa capek — istirahat aja dulu. Nikahannya tetap kejadian.

Mau checklist ini disesuaikan sama tanggal kamu?

Kirim tanggal acara kamu, nanti kami balas checklist yang sudah dipetakan ke bulan-bulan kamu sendiri. Gratis, dan gak ada follow-up yang maksa setelahnya.

Minta versi tanggalku

Baca juga

    Ngobrol yuk